Tim SepakBola Yang Terjebak diGoa Batal Nonton Final Piala Dunia 2018

Beberapa hari yang lalu terjadi kejadian yang menggemaparkan dimana 12 pemain sepak bola yang masih di usia muda terjebak di goa Tham Luang. Tetapi saat ini keluarga dan para pemain beserta asisten pelatih mereka bisa bernafas lega setelah berhasil dikeluarkan dari goa. Mendengar kabar gembira ini FIFA ikut merasa senang.

Empat hari lalu Presiden FIFA Gianni Infantino, mengirim surat mengatas namakan FIFA kepada Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT). Isi surat tersebut menyatakan bahwa FIFA ingin mengundang seluruh 12 anak serta pelatih mereka yang baru saja tertimpa musibah untuk hadir menonton final Piala Dunia 2018 di Moskow.

Ketika surat itu dikirim dan beredar di masyarakat, seluruh 12 pemain beserta assisten pelatih masih di gua yang berada di Chiang Rai, Thailand bagian utara. Pada saat itu tim penyelamat sudah memastikan keberadaan mereka, tetapi evakuasi masih belum memungkinkan mengingat medan yang sulit.
Pada pencobaan penyalamatan pertama yaitu hari Minggu 8 Juli 2018, tim penyelamat berhasil menarik keluar 4 dari 12 pemain muda tersebut. Pada proses penyelamatan hari kedua, Senin 9 Juli 2018, empat pemain muda berikutnya berhasil dibawa keluar. Dan akhirnya pada Selasa 10 Juli 2018, asisten pelatih bersama dengan seluruh pemain muda yang bergabung dengan tim Wild Boars berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sayangnya, mereka tidak bisa langsung terbang ke Moskow untuk memenuhi undangan FIFA menonton babak final Piala Dunia 2018 yang akan diadakan 15 Juli 2018. Hal ini dikarenakan, tim dokter Rumah Sakit Chiang Rai yang menangani mereka belum memberikan ijin pergi.

Meskipun berhasil keluar dengan kondisi yang cukup baik, tetapi seluruh korba masih harus menjalani prosedur perawatan intensif. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Lama perawatannya sendiri dikatakan bisa hingga satu minggu lamanya.

Bahkan kabarnya, beberapa hari pertama sejak dirawat di rumah sakit, para pemain muda tidak diizinkan untuk bertemu dengan keluarga tercinta. Mengingat masih harus menjalani perawatan ekstra ketat dari tim dokter.

Dokter mengatakan terdapat kemungkinan infeksi dan beberapa penyakit lain yang didapatkan para pemain muda tersebut. Mengingat mereka terjebak di dalam gua hingga dua minggu lamanya.
Ada juga informasi lain yang menyarankan mereka untuk menggunakan kacamata hitam. Hal ini disebabkan karena mereka sudah lama diliputi kegelapan, dan agar bisa kembali beradaptasi dengan lingkungan maka digunakan kaca mata.

FIFA menjadi satu dari sekian pihak yang menginginkan para pemain muda tersebut semangat menanti evakuasi dengan memberi dorongan moral. Ada juga beberapa sosok legenda sepak bola yang mengirimkan pesan semangat diantaranya adalah Bek Timnas Inggris John Stones, Ronaldo dari Brasil, hingga Federasi Sepak Bola Kroasia.

Tetapi dengan kondisi mereka saat ini, mereka tidak mungkin pergi memenuhi undangan FIFA. Untungnya mereka mendapatkan ajakan dari pihak lain. Kali ini Manchester United mengajak para pemain muda beserta dengan pelatih mereka untuk datang mengunjungi markas Manchester United di Old Trafford. Dan undangan kali ini bisa dipenuhi ketika pemain sudah sembuh.