Kekecewaan Supporter atas kalahnya Timnas Inggris di Semifinal Piala Dunia 2018

Timnas Inggris gagal memasuki Final Piala Dunia 2018 setelah dikalahkan Kroasia 1-2 hari kamis 12 Juli 2018 kemarin.
Inggris berhasil memimpin diawal pertandingan, tetapi Kroasia mampu menyeimbangkan keadaan di babak kedua dan menjadi pemenang di babak tambahan.
Timnas Inggris dilanda kesedihan setelah pertandingan selesai. Kesedihan juga melanda para supporter timnas Inggris ketika melihat tim mereka kalah pada babak semifinal.

Dialporkan oleh Mirror.co.uk pada Kamis 12 Juli 2018, Jutaan pendukung Inggris menangis setelah menonton bareng di berbagai penjuru kota Inggris.
Pertandingan semifinal antara Inggris vs Kroasia sudah dinanti-nantikan oleh para pendukung Inggris. Massa berkumpul untuk menonton pertandingan bersama-sama mulai dari Hyde Park London, Nottingham Castle, Millennium Square, hingga bioskop luar ruangan Birmingham’s Archway.
Dan menurut laporan Mirror tersebut, terdapat sekitar 30.000 orang yang berkumpul di Hyde Park London untuk menyaksikan laga semifinal Inggris vs Kroasia.
Pertandingan semifinal tersebut merupakan pertandingan terbesar Inggris sejak Piala Eropa 1996. Sebuah pertandingan yang menjadi harapan Inggris untuk menjadi juara Piala Dunia.
Sayangnya, harapan tersebut kandas dan mimpi menjadi juara Piala Dunia 2018 tidak dapat menjadi kenyataan. Sorak-sorakan perayaan “it’s coming home” juga tidak akan terdengar lagi.
Meskipun timnya kalah, warga Inggris tetap bangga terhadap prestasi Harry Kane dan kawan-kawan karena berhasil menyatukan bangsa.
Tetapi hal yang patut disayangkan terjadi. Supporter Inggris selain meninggalkan air mata, mereka juga meninggalkan sampah yang banyak.
Setelah pertandingan selesai, banyak sampah berserakan akibat supporter Inggris. Mereka menangis sekaligus dikelilingi sampah bekas minuman hingga bendera Inggris yang mereka tinggalkan.
Untungnya tidak semua supporter meninggalkan lokasi begitu saja. Ketika sebagian supporter pergi sebagian supporter lainnya tetap ditempat untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan.
Mereka bekerja sama untuk membersihkan sampah sekaligus merapikan tempat yang disebabkan oleh para supporter usai laga Inggris vs Kroasia.
Ada juga beberapa dari mereka yang sempat melemparkan minuman ke tanah kemudian langsung keluar dari Stadion Ashton Gate.
Ada beberapa komentar tentang permainan Inggris, yang pertama dari Josh Quinn yang berumur 22 tahun asal Bristol.
“Ini adalah penampilan yang mengecewakan dari Inggris. Babak pertama luar biasa dan babak kedua sangat mengerikan. Saya merasa kecewa tetapi bangga. ” Ucap Quinn
Supporter Inggris lainnya, Max Pemberton yang saat itu menonton dengan menggunakan rompi layaknya Southgate mengatakan bahwa dirinya hancur melihat timnas Inggris kalah.

“Mereka melakukannya dengan sangat baik. Saya hancur untuk mereka. Ini adalah pertama kalinya dalam hidup kita bahwa kita telah melihat semifinal. Saya benar-benar berpikir kita akan melihat final. ” Ucap Pemberton.
Sementara itu, Layanan Darurat Inggris meminta kepada seluruh supporter inggris untuk bertanggung jawab atas perilaku mereka masing-masing. Jangan sampai kekecewaan atas kekalahan timnas Inggris ditambah parah dengan kekecewaan atas perilaku supporter.

Polisi Metropolitan menulis: “Meskipun ini hasil yang mengecewakan, kami meminta orang untuk bertindak secara bertanggung jawab dan menghindari perilaku kriminal.”