Gol Salah Tak Ada Apa-Apanya Di Premier League

Gol torehan dari pemain Mohamed Salah berhasil terpilih sebagai gol terbaik pada musim kemarin setelah dirinya memperoleh penghargaan Puskas Award. Pada kompetisi Liga Inggris, gol itu justru tidak terpilih menjadi gol terbaik bulanan.
Melakukan kesalahan menorehkan gol ke gawang Everton di ajang pertandingan Liga Inggris di bulan Desember 2017. Gol tersebut dirinya cetak melalui proses yang cantik, yakni dengan melewati dari sebelah kanan dalam mengelabui satu pemain rival, melakukan sebuah pergerakan berputar, berhasil melewati satu pemain rival lagi, setelah itu diakhiri dengan sepakan melengkung ke bagian sudut kanan atas gawang tim rival Everton.
Gol ini berhasil terpilih sebagai nominasi dari Puskas Award, namun sedikitpun tidak didiskusikan dapat menang. Karena pada nominasi juga terdapat gol tendangan melengkung dari Benjamin Pavard di ajang pertandingan Piala Dunia 2018, dan juga gol sepakan salto Cristiano Ronaldo menuju ke gawang Juventus serta gol torehan dari pemain Gareth Bale ketika melawan Liverpool di ajang pertandingan final Liga Champions.
Dan siapa kira sepakan gol Salah tersebut rupanya terpilih sebagai gol terbaik pada ajang FIFA Awards. Salah dapat menjadi pemenang sebab gol terbaik yang ditorehnya dipilih berdasarkan via voting online. Gol Salah yang berhasil memperoleh voting terbanyak.
Yang lebih mengesankan, gol Salah itu justru tidak terpilih menjadi gol terbaik bulanan di ajang Premier League. Pada bulan yang serupa, gol terbaik ajang Premier League dicetak oleh Jermain Defoe ke gawang Crystal Palace.
Sebagai teman setim Salah, James Milner, bahkan mengejek teman setimnya itu di akun twitternya: “Selamat kepada rekan setim saya Salah untuk raihan gol terbaik yang ketujuh pada musim kemarin yang berhasil meraih kemenangan penghargaan gol terbaik 2018.”